PROBOLINGGO, Nama A. Sa’dullah, M.Pd., atau Gus Sa’dul, mulai mengemuka menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) V GP Ansor Kabupaten Probolinggo. Ketua PAC GP Ansor Bantaran itu mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 dengan membawa gagasan “Ansornomics”.
Deklarasi berlangsung di Cafe Asyiq, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Rabu (16/9/2026), dalam agenda pernyataan sikap PAC GP Ansor Bantaran yang dihadiri jajaran PAC dan pengurus ranting GP Ansor se-Kecamatan Bantaran.
Dalam pencalonannya, Gus Sa’dul mengusung slogan “Kemandirian Organisasi, Kader Berdikari, Probolinggo SAE!”. Gagasan tersebut menempatkan penguatan organisasi, peningkatan kapasitas kader, dan kemandirian ekonomi sebagai arah yang ditawarkan menjelang Konfercab V.
Gus Sa’dul mengatakan, keputusannya maju berangkat dari dorongan kader di tingkat PAC dan ranting, sekaligus keinginan agar regenerasi kepemimpinan di tubuh GP Ansor Kabupaten Probolinggo terus berjalan.
“Latar belakangnya tentu agar terjadi regenerasi di Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Probolinggo. Teman-teman dari ranting Bantaran dan PAC Bantaran juga mendorong saya agar ikut dalam kontestasi pemilihan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo,” kata Gus Sa’dul.
Ia mengaku kesiapan pribadinya sejauh ini telah mencapai sekitar 70 persen. Meski telah mendapat dukungan dari PAC Bantaran dan 10 ranting, Gus Sa’dul menyadari komunikasi dengan PAC lain tetap menjadi bagian penting dalam proses menuju Konfercab.
“Sampai hari ini, alhamdulillah, mungkin sudah 70 persen saya pribadi siap dengan segala sesuatunya. Tentunya untuk maju dalam kontestasi ini tidak bisa hanya mengandalkan dukungan satu PAC dan 10 ranting yang ada di Kecamatan Bantaran,” ujarnya.
Karena itu, komunikasi dengan PAC lain mulai dibangun. Gus Sa’dul menyebut seluruh PAC akan dijajaki, termasuk PAC GP Ansor Tegalsiwalan dan Tongas.
“Semua PAC akan kami coba jalin komunikasi. Secara khusus, saya juga akan berkomunikasi dengan PAC Tegalsiwalan dan Tongas untuk meminta dukungan agar bisa maju dalam Konfercab,” katanya.
Di tengah dinamika menjelang Konfercab V, Gus Sa’dul memilih menonjolkan gagasan sebagai bagian dari pencalonannya. Melalui Ansornomics, ia menawarkan tiga arah utama, yakni kemandirian organisasi, kader berdikari, dan kontribusi kader terhadap pembangunan sosial-ekonomi Kabupaten Probolinggo melalui semangat “Probolinggo SAE”.
Jika mendapat amanah memimpin PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, sejumlah program yang ingin didorong antara lain pengembangan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), pemberdayaan kader sesuai potensi, serta penerapan Rencana Pengembangan Kader (RPK) di setiap PAC.
Menurut gagasan yang dibawanya, Ansor tidak cukup hanya kuat secara jumlah kader. Organisasi juga perlu memiliki kader yang terampil, profesional, memiliki jaringan, dan mampu berdikari secara ekonomi.
Dukungan terhadap Gus Sa’dul turut disampaikan Ketua PAC GP Ansor Bantaran, Ilyas Rukyat, S.Pd. Menurut Ilyas, Gus Sa’dul dinilai memiliki pengalaman organisasi dan diharapkan mampu membawa energi baru bagi GP Ansor Kabupaten Probolinggo.
“Alhamdulillah, Mas Sa’dul adalah kader terbaik di Kecamatan Bantaran. Harapannya, dengan adanya Mas Sa’dul ini bisa memberikan energi baru untuk PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo agar semakin solid,” kata Ilyas.
Dalam perjalanan organisasinya, Gus Sa’dul tercatat pernah aktif di PRNU Desa Kropak, PC IPNU Kraksaan, PC Lakpesdam NU Probolinggo, hingga menjabat Ketua PAC GP Ansor Bantaran.
Ia juga menempuh pendidikan S-1 Komunikasi dan Penyiaran Islam di IAI Nurul Jadid serta S-2 Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Nurul Jadid.
Menjelang Konfercab V, Gus Sa’dul kini membawa Ansornomics sebagai identitas gagasan dalam pencalonannya, dengan fokus pada kemandirian organisasi, penguatan kader, dan pemberdayaan ekonomi.